Ujian Pendadaran


Hampiiiiir tepat satu tahun yang lalu Saya merasakan bagaimana ngerinya Ujian Pendadaran atau biasa disebut Pendadaran saja. Memang pada awalnya Saya yang terkenal sebagai mahasiswa yang rajin pun cukup gugup waktu beberapa hari sebelum hari H. Semua materi yang berkaitan dengan Tugas Akhir Saya (Judulnya Rancang bangun system pendukung keputusan inventory minimarket dengan menggunakan metode analytical hierarchy process) Saya pelajari. Mulai dari latar belakang masalah sampai rumus perhitungan yang paling rumit.

pendadaran

Singkat cerita, pada hari H nya….ternyata sebagian besar materi yang Saya pelajari TIDAK keluar, jdi pendadaran Saya serasa stand up comedy. 4 dosen bertanya secara bergantian, dan dari setiap pertanyaan hampir selalu mengundang tawa para dosen penguji karena jawaban Saya. Kadang karena salah jawaban, kadang salah ejaan/pengucapan, kadang juga salah pengertian.

Intinya si hal yang perlu Kita siapkan sebelum Ujian Pendadaran itu:

  1. Mental (Pasti)
  2. Doa dan restu orang tua/orang terkasih (Mutlak)
  3. Materi (Wajib)
  4. Komunikasi (Perlu)
  5. Kondisi Fisik; Usahakan sebaik mungkin, Kebetulan waktu itu lagi musim pilek dan jadi Saya ikut trend (Pilek)
  6. Mental lagi; Yang terakhir tentunya mental lagi, tunggu hasil keputusan dosen penguji dan serahkan semua pada Tuhan YME

Dan berikut adalah pertanyaan beserta sebagian besar jawaban Ujian Pendadaran Saya untuk mendapatkan gelar sarjana komputer a.k.a S.Kom

Penguji 1:

1. Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan yang tidak perlu”. (Fathansyah, 1995, 22).

2. DBMS adalah

a. Menurut C.J. Date : merupakan software yang menghandel seluruh akses pada database untuk melayani kebutuhan user.

b. Menurut S, Attre : software, hardware, firmware dan procedure-procedure yang memanage database. Firmware adalah software yang telah menjadi modul yang tertanam pada hardware (ROM).

c. Menurut Gordon C. Everest : manajemen yang efektif untuk mengorganisasi sumber daya data.

3. Entitas adalah sekumpulan objek yang terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa dibedakan satu dengan lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian.

4. Atribut adalah eskripsi data yang bisa mengidentifikasi entitas yang membedakan entitas tersebut dengan entitas yang lain. Seluruh atribut harus cukup untuk menyatakan identitas obyek, atau dengan kata lain, kumpulan atribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasi keunikan suatu individu.

5. Contoh entitas dan atribut SIA….

6. Buat tabel mahasiswa….

7. Kardinalitas adalah Menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Kardinalitas merujuk kepada hubungan maksimum yang terjadi dari himpunan entitas yang satu ke himpunan entitas yang lain dan begitu juga sebaliknya.

8. Kardinalitas minimum dan maksimum

Contoh: Kardinalitas diantara dua himpunan entitas misalnya A dan B dapat berupa:

  1. Satu ke Satu (one to one), setiap entitas pada himpunan A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, begitu juga sebaliknya entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
  2. Satu ke Banyak (one to many), setiap entitas himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan A.
  3. Banyak ke Satu ( many to one), setiap entitas pada himpunan A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas A.
  4. Banyak ke Banyak (many to many), setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, demikian juga sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan A.

9. Normalisasi adalah proses untuk mengubah suatu tabel yang memiliki masalah tertentu ke dalam dua buah tabel atau lebih yang tak lagi memiliki masalah tersebut”. (Abdul Kadir, 2003, 94).

Menurut Fathansyah, tahun 1995 dalam proses normalisasi perlu diketahui terlebih dahulu tahap-tahap normalisasi. Adapun tahapnya sebagai berikut:

  1. Bentuk Tidak Normal (Unnormalized Form)

Bentuk ini merupakan kumpulan data yang akan direkam, tidak ada keharusan mengikuti suatu format tertentu, data dapat tidak lengkap atau terduplikasi, data dikumpulkan apa adanya sesuai dengan kedatangannya.

  1. Bentuk Normal Kesatu (1NF/First Normal Form)

Ciri dari bentuk normal kesatu ini yaitu pada setiap data dibentuk dalam flat file, data dibentuk dalam satu demi satu record dan nilai dari field-fieldnya berupa atomic value. Tidak ada set atribut yang berulang atau atribut yang bernilai ganda. Tiap fieldnya hanya satu pengertian, bukan merupakan kumpulan data yang mempunyai dua arti, hanya satu arti saja dan juga bukan pecahan kata-kata sehingga artinya lain.

 

  1. Bentuk Normal Kedua (2NF/Second Normal Form)

Bentuk normal kedua mempunyai syarat, yaitu bentuk data lebih memenuhi kriteria bentuk normal kesatu. Atribut bukan kunci yang harus bergantung secara fungsi pada kunci utama, sehingga untuk membentuk normal kedua harus sudah ditentukan kunci-kunci fieldnya. Kunci fieldnya haruslah unik dan dapat mewakili atribut lain yang menjadi anggotanya.

  1. Bentuk Normal Ketiga (3NF/Third Normal Form)

Untuk menjadi normal ketiga maka relasi harus dalam bentuk normal kedua dan setiap atribut yang bukan kunci harus bergantung hanya pada primary key secara menyeluruh.

 

Penguji 2:

1. Inventory itu apa, kriteria apa saja, mengapa (abstrak)….

2. Syarat menjadi primary key & knp jadi primary key Primary Key

adalah: kunci utama yang menjadi tolak/ukur pembeda dari data yang lain.

Syarat Primary Key

1. Tidak Boleh Kosong

2. Data Tidak boleh rangkap/sama

Contoh:

Create Database mahasiswa

use mahasiswa

create table siswa(

nim char (12)not null primary key,

nama varchar (25)not null,

Jengkel char(1)not null,

agama varchar(10)not null,

alamat(40)not null)

FOREIGN KEY

Foreign key: kunci asing yang masuk untuk merelasikan (kunci tamu)

Syarat tabel dapat berelasi

-harus ada primary key(kunci utama)

-harus ada foreign key(kunci tamu)

Table Master

Table yang di dalamnya tidak memiliki foreign key dan dapat berdiri sendiri.

Tabel Transaksi

Tabel yang di dalamnya sudah terdapat primary key dan foreign key.

3. ERD yang dibuat sendiri….

4. Hubungan basis data dengan perhitungan AHP….

5. Berapa jumlah normalisasi tabel: 4

6. Pengertian pada database??

Pengertian basis data terdistribusi/Distributed Database (DDB) adalah suatu kumpulan berbagai basis data yang secara logika saling berhubungan satu dengan lainnya, yang terdistribusi dalam suatu network komputer.

Sistem basis data terpusat merupakan suatu sistem yang menempatkan data di suatu lokasi saja dan semua lokasi lain mengakses basis data di lokasi tersebut. Dimana  tugas server disini  hanya melayani permintaan dari client. Sedangkan client meminta layanan dari server. (Sumber : Fathansyah, 2004, Hal 220)

Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data dan objek-objek database dari satu database ke database lain dan melaksanakan sinkronisasi antara database sehingga konsistensi data dapat terjamin.

Anomali adalah proses pada basis data yang memberikan efek samping yang tidak diharapkan (misalnya menyebabkan ketidakonsistenan data atau membuat suatu data menjadi hilang ketika data dihapus)

Penguji 3:

1. Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu”. (Jogiyanto Hartono, 2005, 1).

2. Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sedemikian rupa sehingga fungsi dan kegunaannya lebih berguna dan berarti bagi pengguna yang lainnya sebagai dasar pengambilan keputusan”. (Jogiyanto Hartono, 2005, 8).

3. Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan”. (Jogiyanto Hartono, 2005, 11).

4. Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya.

5. Metode pengembangan sistem adalah….

6. Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melaksanakan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi (Haag & Keen, 1996)

7. Elemen Sistem adalah tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan

8. Komponen sistem/sistem informasi adalah

 

Penguji 4:

1. SPK/DSS adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer yang termasuk sistem berbasis pengetahuan atau manajemen pengetahuan yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.

2. Kelemahan/kekurangan DSS

a. Ada beberapa kemampuan manajemen dan bakat manusia yang tidak dapat dimodelkan, sehingga model yang ada dalam sistem tidak semuanya mencerminkan persoalan sebenarnya.

b. DSS terbatas untuk memberikan alternatif dari pengetahuan yang diberikan kepadanya (pengatahuan dasar serta model dasar) pada waktu perancangan program tersebut.

c. Proses-proses yang dapat dilakukan oleh DSS biasanya tergantung juga pada kemampuan perangkat lunak yang digunakan.

d. Harus selalu diadakan perubahan secara kontinyu untuk menyesuaikan dengan keadaan lingkungan yang terus berubah agar sistem tersebut up to date.

e. Bagaimanapun juga harus diingat bahwa DSS dirancang untuk membantu/mendukung pengambilan keputusan dengan mengolah informasi dan data yang diperlukan, dan bukan untuk mengambil alih pengambilan keputusan.

3. Contoh program/algoritma/pseudocode nested if (If yang bersarang) Anda diminta membuat algoritma dan program untuk menentukan nilai huruf yang didapat mahasiswa, apakah A,B,C,D dan E.

Input dari persoalan diatas adalah Nilai angka dan keluaran nya berupa nilai huruf A,B,C,D dan E.

Ketentuan nilai huruf yang mengacu pada ketentuan berikut :

Jika nilai >=81 dan nilai <=100, maka Nilai A

Jika Nilai >=71 dan nilai <81, maka Nilai B

Jika nilai >=61 dan nilai <71, maka Nilai C

Jika nilai >=51 dan nilai <61, maka Nilai D

Jika nilai <51 , maka Nilai E

Algoritma :

 

Masukkan Nilai Siswa

Jika nilai >=81 dan nilai <=100, maka Nilai A

Jika Nilai >=71 dan nilai <81, maka Nilai B

Jika nilai >=61 dan nilai <71, maka Nilai C

Jika nilai >=51 dan nilai <61, maka Nilai D

Jika nilai <51 , maka Nilai E

Tampilkan Nilai Huruf Siswa yang didapat

4. Metode pengujian sistem Pengujian blackbox (blackbox testing) adalah salah satu metode pengujian perangkat lunak yang berfokus pada sisi fungsionalitas, khususnya pada input dan output aplikasi (apakah sudah sesuai dengan apa yang diharapkan atau belum). Tahap pengujian atau testing merupakan salah satu tahap yang harus ada dalam sebuah siklus pengembangan perangkat lunak (selain tahap perancangan atau desain).

 

Semoga Bermanfaat….

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.