Bagaimana Sistem Pemilu Amerika Bekerja?

Standar

Tiga ratus juta penduduk, 50 negara bagian, dua kandidat dan lebih dari semilyar dolar anggaran kampanye. Bagaimana sistem pemilu Amerika bekerja?

Angka 270 merupakan kunci penting. Angka itu merupakan jumlah electoral college yang harus dimenangkan kedua kubu, Partai Demokrat dan Partai Republik, guna memimpin Gedung Putih.

Electoral college diciptakan sejak jaman awal pemerintahan Amerika, sebagai sistem pemungutan suara yang menyatukan beberapa negara bagian untuk memilih satu presiden yang mewakili mereka semua.

Setiap negara bagian, termasuk pusat administrasi Washington DC, memiliki beberapa angkat suara elektoral berdasarkan ukurannya. California adalah negara bagian terbesar di Amerika, mendapatkan 55 suara.

Wyoming yang juga luas secara geografis, hanya mendapatkan tiga suara karena jumlah penduduknya yang sedikit. Seluruh negara bagian, kecuali dua, menggunakan sistem pemenang menguasai segalanya.

Sistem itu berarti, jika memenangkan suara di satu negara bagian maka seluruh electoral college akan diambil si pemenang. Terdapat 583 suara electoral college dan kandidat harus mendapatkan mayoritas, 270 suara, untuk jadi presiden.

Sebab itulah tiap presiden biasanya memiliki tim kampanye yang sangat berdedikasi. Mereka menghabiskan berbulan-bulan dan jutaan dolar untuk mencari tahu kombinasi negara bagian yang dimenangkan untuk mencapai angka 270.

Sumber: web.inilah.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s